4 Ciri Pribadi Tak Mudah Menyerah yang Sering Tidak Kita Sadari

Kadang kita tak mengenal diri sendiri dan menganggapnya memiliki sifat yang tidak diinginkan. Anggapan tersebut semakin membuat kita terpuruk dan menghukum diri sendiri. Kita kerap mencap diri sebagai pribadi yang lemah.
Sebenarnya, jika kita mau menyelami lebih dalam, anggapan itu bisa saja tidak benar. Saat merasa jatuh dan tak berdaya, coba kenali ciri pribadi yang kuat dalam diri kita. Dilansir dari Vemale, berikut 4 tanda orang tak mudah menyerah.

Menangis Itu Wajar, Namun Sesuai Porsinya
“Menangis lah bila harus menangis, karena kita semua manusia”. Lirik lagu Dewa 19 itu menyiratkan bahwa menangis adalah hal wajar bagi manusia. Melampiaskan stres dan kesedihan dengan air mata bahkan baik untuk kesehatan. Dilansir dari Liputan 6, menangis dapat membuat orang lega dari stres dan tekanan hidup, jadi lebih bahagia, menurunkan tekanan darah, dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
Namun, manfaat itu tidak berlaku jika kita menangis berlarut-larut. Pribadi yang kuat tahu kapan harus menangis dan kapan harus berhenti agar roda kehidupannya semakin berputar, agar cita-citanya cepat tercapai.

Meski Sedang Jatuh, Kita Tetap Bisa Membuat Rencana Baru
Bagi orang yang tak mudah menyerah, kesedihan tidak membuatnya putus harapan akan masa depan. Malah, kemudian membuat rencana baru, strategi baru untuk mencapai apa yang ia inginkan. Saat kita sedih, hidup bukan berhenti menunggu, tapi ia terus berputar bersama waktu yang meninggalkan kita. Orang yang tak mudah menyerah tahu betul soal ini.

Berani Memaklumi Diri Sendiri
Manusia adalah tempatnya salah dan hidup adalah proses belajar. Kita bukan Tuhan bisa melakukan segalanya dengan sempurna. Pribadi yang kuat berani menertawakan diri sendiri, mengakui kesalahan, dan tidak membesar-besarkannya. Sebelum jatuh terputuk, orang yang tak pantang menyerah menggunakan kesalahan dan kegagalan sebagai motivasi untuk bangkit.

Tetap Berpikir Positif
Orang yang tak mudah menyerah akan melihat hal-hal baik dari kesalahan dan kegagalan yang pernah dilakukannya. Semua itu menjadi pelajaran untuk langkah ke depan. Ia percaya bahwa ada hikmah di setiap peristiwa.